TANJUNG ERAN BERDAYA

Artikel

SEJARAH DESA

30 Juli 2018 21:32:40  Muhamad Difa  29.991 Kali Dibaca 

Nama desa Tanjung  Eran , menurut cerita para tetua desa bermula dari legenda zaman dahulu. Dimana di daerah pingiran sungai Manna (kurang lebih 300m dari desa saat ini) didiami oleh beberapa keluarga yang kondisinya sangat miskin. Dan pada  suatu hari menjelang magrib salah satu keluarga kedatangan tamu seorang nenek tua yang tidak tahu dari mana asalnya menumpang untuk menginap karena kondisi sudah  malam, oleh tuan  rumah dipersilahkan. Dan saat subuh nenek tersebut berpamitan untuk meneruskan perjalananya. Kemudian sang istri mulai kebingungan karena untuk makan hari itu sudah tidak memiliki beras lagi untuk dimasak. Dalam  kondisi bingung sang istri tetap membuka tempat beras untuk meyakinkan diri bahwa beras memang telah benar benar habis, namun kemudian sang  istri terkejut melihat tempat beras  yang semula kosong sudah terisi penuh dengan beras. Heran lah keluarga tersebut dan para tetangga melihat keajaiban tersebut, sehingga kemudian  tempat tersebut dinamakan Tanjung Eran sampai saat ini.

Sejarah Desa yang tercatat resmi di mulai pada pada tahun 1930 zaman penjajahan bangsa Belanda. Warga yang mendiami wilayah Tanjung Eran lama berpindah kelokasi Tanjung Eran saat ini dan  menyepakati untuk mengunakan nama Tanjung Eran di wilayah yang baru  yang diami saat ini. Atas kesepakatan bersama warga di angkatlah Merana sebagai pemimpin di kedepatian baru ini. Setelah berjalan beberapa lama, Pemerintah menganggap belum mencukupi persyaratan untuk membentuk satu kedepatian maka Kedepatian ini disatukan dengan Kedepatian Mandi Angin yang depatinya Alirayim.

Secara berurutan selanjutnya kepemimpinan desa silih berganti dan perkembangan desa semakin baik. Saat ini pusat pemerintahan desa berada di dusun Mandi Angin.

 

NO

NAMA DEPATI/

Kepala Desa

PERIODE

KETERANGAN

1

MERANA

1930

Depati Terpilih

2

ALIRAYIM

1957

Penggabungan Depati dengan Mandi Angin

3

AJRIN

1968-1970

Depati Terpilih

1970

Karena Wilayah Kedepatian Sangat Luas, maka terjadi Pemekaran Depati Mandi Angin dan Depati Tanjung Eran

4

AJRIN

1975-1980

Depati Tanjung Eran

5

BERAWAL

1975-1980

Depati Mandi Angin

1980

Kedepatian Mandi Angin tidak mendapatkan SK Defenitif, maka terjadi Penggabungan Depati Mandi Angin dan Depati Tanjung Eran

6

SEMA’UN

1980-1984

Pjs. Depati

Kedepatian berubah menjadi desa,

7

A  KARIM

1984-1995

Pjs Kepala Desa

8

KAMALUDIN

1995-2003

Kepala Desa Terpilih

9

SAPUAN

2003-2008

Kepala Desa Terpilih

2007

Terjadi Pemekaran Desa Pandang Tambak dan Desa Tanjung Eran

10

SYADIKIN

2008-2015

Kepala Desa Terpilih

11

RUDI HARTONO

2015-Sekarang

Kepala Desa Terpilih

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Statistik Penduduk

Aparatur Desa

Back Next

Arsip Artikel

Agenda

Belum ada agenda

Sinergi Program

PUSKOMINFO PPDI MEDIA CENTER BENGKULU SELATAN

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:82
    Kemarin:77
    Total Pengunjung:210.891
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.215.177.171
    Browser:Tidak ditemukan