• Jln. Mandi Angin, Desa Tanjung Eran, Kec. Pino
  • 082289299678
  • mandiangin.tepino@gmail.com
INFO
  • BERBENAH, BERGERAK, MAJU

Sosialisasi UU Perkawinan, Upaya Tanjung Eran Menekan Angka Pernikahan Dini

04 Desember 2020 Bengkulu Berita KITA Dibaca 76 Kali

Bertempat di Aula Desa Tanjung Eran diadakan Sosialisasi UU tentang Perkawinan, dan Perlindungan Anak, Jum’at (4/12). Kegiatan ini hasil kerjasama Pemerintah Desa Tanjung Eran dengan Kantor Urusan Agama Kecamatan Pino. Acara dihadiri Kepala KUA Pino, Camat Pino, Bhabinkantibmas, Babinsa, Pendamping Desa, Tokoh Agama, BMA, Kader Desa, Pemerintah Desa, BPD dan masyarakat Tanjung Eran.

Materi utama yang di sampaikan oleh Marzon Chan, S.Hi, Kepala KUA Pino sebagai Narasumber utama adalah disampaikan pula sosialisasi Undang Undang No.16 tahun 2019 tentang Nikah, Ada perbedaan persyaratan umur bagi calon manten dengan undang undang No. 1 tahun 1974. Perbedaan pesyaratan nikah menurut undang undang No. 1 tahun 1974 pasal 7 ayat 1 ber bunyi Perkawinan hanya diizinkan jika pihak pria sudah mencapai umur 19 tahun dan pihak wanita sudah mencapai umur 16 tahun. Sedangkan Undang undang No. 16 tahun 2019 pasal 7 ayat 1 menyebutkan Perkawinan hanya diizinkan apa bila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 tahun. Ada penambahan usia dari 16 tahun menjadi 19 bagi wanita di undang undang nomor 16 tahun 2019 ini, sebagai bukti bahwa reproduksi sangat diperhatikan dan mengurangi pernikahan dini.

Selanjutnya, Surahman,M.Kes, Camat Pino menyampaikan bahwa fenomena pernikahan dini di kecamatan Pino cukup tinggi, hal ini seharusnya dapat di antisipasi dengan memberikan pemahama-pemahaman tentang UU perkawinan kepada anak-anak remaja dan juga orang tuanya. Tanjung Eran sebagai salah satu desa yang anggka pernikahan dini nya cukup tinggi, sudah tepat untuk melakukan sosialisasi UU Perkawaninan ini agar kedepan tidak terjadi lagi pernikahan dini di Tanjung Eran.

“Kami sangat apresiasi kegiatan ini, semoga dengan kegiatan ini pernikahan dini dapat di cegah dan kedepan Tanjung Eran terbebas dari Pernikahan Dini” kata Surahman,M.Kes dalam penyampaiannya. (cett)

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)
Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)
CAPTCHA Image
Isikan kode di gambar